Menengok Budaya Bali dari Daerah Ubud, Bali Indonesia - Pojokin

Friday, August 10, 2018

Menengok Budaya Bali dari Daerah Ubud, Bali Indonesia

Budaya Ubud di Bali
Ubud, Bali
Pulau dewata memang menyimpan banyak sekali keindahan dan pesona keindahannya ini tidak hanya diminati oleh wisatawan dalam negeri saja akan tetapi juga wisatawan dari mancanegara.

Salah satu keindahan di pulau dewata yakni wilayah Ubud. Seperti apa pesona wilayah Ubud dari dulu hingga sekarang? Mari kita simak liputannya.



Bali, mendengar kata Bali ini yang biasanya terlintas di bayangan anda pertama kali mungkin suasana pantai yang keindahannya memang sudah diakui.

Nah,, tapi kalau wilayah yang satu ini anda tidak akan menemukan pantai nih karena Ubud bukan merupakan wilayah pesisir.

Ubud sendiri terkenal dengan keindahan alamnya seperti terasering dan pegunungan serta suasana yang kental dengan tradisinya.

Salah satunya seperti di persimpangan jalan di wilayah Ubud satu ini. Desain bangunan di sini sangat erat dengan nuansa budaya asli Bali. Tak heran ya kalau sejak pagi cukup banyak turis yang sudah berkeliling di wilayah Ubud.

Pasar dan Kerajinan

Ubud memang tidak menawarkan hingar bingar budaya barat, sangat cocok sebagai tempat relaksasi bagi yang mencari ketenangan di pulau dewata.

Nah, kalau jalan-jalan di Ubud paling asik ke pasar Ubud nih. Ketika pagi hari pasar Ubud menjadi pasar tradisional yang menjual buah-buahan dan sayur serta bunga, kegiatan di pasar pun hampir sama seperti pasar tradisional pada umumnya.

Akan tetapi ketika menjelang siang nih, pasar pun beralih fungsi menjadi pasar seni Ubud. Pengaruh budaya asing ditambah jiwa seni dan kreativitas masyarakat setempat membuat Ubud kaya dengan berbagai kerajinan. Salah satunya yakni gelas kaca atau glowing glass.

Gelas kaca atau Glowing glass yang dapat ditemui di wilayah Ubud berbentuk kaca Bow ini seolah seperti lumer di atas batang pohon.

Gelas kaca di Focus art Gallery ini tersedia dengan berbagai macam bentuk dan warna. Kerajinan yang satu ini tentu saja bisa dijadikan oleh-oleh. Penasaran yah kira-kira gimana proses pengerjaannya?

Glowing glass atau kerajinan kaca tiup ini memiliki proses pengerjaan yang unik. Sesuai dengan namanya, kaca-kaca ini dibentuk dengan cara ditiup oleh manusia.

Kalau menggunakan alat seperti kompresor tekanan udaranya terlalu besar dan dapat merusak kaca itu sendiri. Bahan yang digunakan pun dari pecahan kaca yang kemudian dilebur ulang hingga berupa cairan kaca.

Cairan inilah yang kemudian diambil menggunakan tongkat besi dan ditiup untuk pola pertamanya. Cairan kaca tersebut dipanaskan di kompor khusus dengan suhu yang sangat tinggi kemudian cairan kaca dalam kompor diambil menggunakan tongkat besi yang memiliki lubang kecil pada bagian ujung untuk meniup cairan kaca.

Proses pengerjaan kaca tiup Ini membutuhkan dua kali cetak pola, pembentukan pola inipun dikerjakan sama sama dengan cara ditiup ya.

Tekanan udara yang dihembuskan ketika meniup gelas kaca pun tidak boleh terlalu besar karena kaca cepat sekali dingin dan berubah bentuk permanen sehingga tidak bisa dibentuk lagi dan harus diulang dari awal. Harus kerja cepat juga ya.

Mata Pencaharian

Masih di sekitar Ubud nih, tidak sedikit yang masih mencari nafkah di tanah sendiri sebagai petani ataupun penambak udang.

Mata pencaharian sebagai penambak udang disini sudah ada di Ubud sejak dulu hingga sekarang. Salah satunya seperti tambak udang milik Nyoman Nurita.

Udang yang dibudidayakan di Ubud ini merupakan jenis udang galah atau udang air tawar.

Udang air tawar sendiri membutuhkan perawatan yang ekstra ya, setiap udang galah akan dipisahkan menurut usia dari udang galah itu sendiri dan pada umumnya udang galah siap panen ketika mencapai usia 3 hingga 4 bulan.

Pakan untuk udang sendiri dikumpulkan di tabung yang terbuat dari besi kemudian udang yang berkumpul di sekitar tabung pun akan berenang mengikuti jalur yang sudah dibentuk sebelumnya, tujuannya agar memudahkan ketika proses pengambilan udang galah.

Udang galah ini pun dapat diolah menjadi spaghetti udang telor asin, perpaduan makanan khas Italia dengan bahan makanan khas Indonesia yakni telur asin.. Mantapp..

Hidden Place

Salah satu scene dalam film Skyfall ini ada yang unik, bercerita tentang kolam renang dengan lokasi di ketinggian yang menawarkan view menarik Infinity pool.

Kolam renang yang menunjukkan view terbaik dan seolah Tanpa Batas ini memang menarik perhatian ya.

Infinity pool di berbagai dunia banyak yang mengambil pemandangan di atap gedung gedung bertingkat di tengah perkotaan seperti Marina sand Bay Singapore.

Infinity Podi Singapore memang sudah dikenal keindahan pemandangannya karena terletak di ketinggian sebuah gedung.

Lain halnya di Singapore, kalau di maldive yang memang terkenal oleh lautnya ini mengambil view laut lepas sebagai pemandangannya sehingga kesan pertama yang ditimbulkan ketika lihat ke pool yaitu seolah kolam ini menyatu ke laut lepas.

Kalau di Indonesia sendiri juga terdapat Infinity pool yang merupakan salah satu Infinity pool terbaik di dunia lo,..

Hanging Garden tepatnya. Kolam renang yang merupakan main pool atau kolam renang utama di Hanging Garden ini memberikan pemandangan yang menghadap ke hutan sehingga pengunjung yang datang ke sini pun merasa lebih dekat dan menyatu dengan alam.

Pemandangan yang mempesona dan desain kolam yang gak kalah menarik ini menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk jauh-jauh datang ke lokasi ini.

Hanging Garden Ubud ini memiliki lokasi yang cukup unik, berada di tengah tebing dan jauh dari hingar bingar perkotaan memang tempat yang tepat untuk relaksasi ya..

Nggak heran tempat ini sering dijuluki dengan hidden place karena di sekelilingnya anda akan melihat rimbunan pepohonan layaknya berada di tengah hutan.

Keunikan lainnya yaitu akses untuk menuju ke main pool, pengunjung harus menaiki gondola terlebih dahulu karena lokasi Hanging Garden yang memang dibangun di pinggir tebing yang menurun.

Selain Infinity x pool terbaik di dunia, Hanging Garden of  Bali ini juga memiliki spa massage yang cocok banget untuk relaksai.

Spa massage Hanging Garden ini terbilang unik, masih ingat cerita legenda bidadari yang mandi di sungai lalu selendangnya dicuri ?

Kisah mitos legenda itu tepat menggambarkan kondisi spa massage yang terletak di tepi sungai Ayung ini.

Spa message ini dilakukan di sebuah Gazebo khusus di tepi sungai yang hanya cukup untuk 2 orang.

Wah eksklusif sekali ya, kalau kebanyakan spa dilakukan di dalam ruangan, disini anda bisa merasakan sesuatu yang beda dan tentunya lebih unik dan menarik ya.

Biasanya tempat yang merupakan unggulan di pulau dewata ini memang mudah ditemukan di mana-mana, tapi kalau yang satu ini jarang banget nih.

Jadi kalau anda jalan-jalan ke Bali, jangan lupa mampir ke daerah Ubud ya geng..

Nah itu dia geng beberapa keunikan budaya dan keindahan alam yang hanya bisa dirasakan di pulau dewata lebih tepatnya di daerah Ubud.

Sekian dulu ya geng, semoga bermanfaat dan menghibur. Jangan lupa share ke media sosial kalian yah. Sampai jumpa.

Comments


EmoticonEmoticon